Aliran Aliran dalam kesenian :
- Aliran naif-primitifisme adalah aliran dimana seni dibuat bersifat naif (kekanak-kanakan)dan dituangkan dalam bentuk primitif(sederhana).
Contoh : Lukisan Naif Primitifisme dapat ditemukan di sejumlah gua-gua kuno bekas tempat tinggal manusia zaman mesolitikum, seperti gua di Leang-leang, Sulawesi Selatan. Biasanya yang digambar adalah binatang dan manusia.
- Aliran naturalisme adalah suatu bentuk karya seni lukis (seni rupa) dimana seniman berusaha melukiskan segala sesuatu sesuai dengan nature atau alam nyatan, artinya disesuaikan dengan tangkapan mata kita. Supaya lukisan yang dibuat benar – benar mirip atau persis dengan nyata, maka susunan, perbandingan, perspektif, tekstur, pewarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin, setepat –setepanya. di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. Hal ini merupakan pendalaman labih lanjut dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme. Dan naturalisme berkembang menjadi Neo naturalisme : aliran seni pemisahan pencampuran yang buruk dan yang baik dari aliral naturalisme. Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker, yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realis terbaik dari gerakan ini. Salahs atu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam.Daftar Pelukis Naturalisme :§ Soeboer Doellah§ Raden Saleh§ Hokusai§ Affandi§ Fresco Mural§ Basuki Abdullah§ William Hogart§ Frans Hail
Contoh : Di Indonesia, aliran ini dipelopori oleh R. Saleh Syarif Boestaman yang memeroleh pendidikan di Eropa. Ia menghasilkan karya-karya seperti Berburu Singa, Hutan Terbakar, Badai, Potret Sultan-Sultan Yogya, dan Bupati Majalengka.
- Aliran ekspresionisme adalah aliran dimana seni dibuat yang diutamakan bersifat perasaan atau pemikiran.dan ekspresionisme berkembang menjadi beberapa bagian :
- Romantik : aliran seni dasar pemikiran yang membuat bersemangat.
- Idealisme : aliran seni bercerita tentang keteguhan hati.
- Simbolik : aliran seni dengan membaca simbol sebagai lambang sesuatu.
Contoh : Pelukis seniman dalam tipologi manusia menurut Eduard Spranger, adalah orang yang tidak menginginkan kekayaan. Yaitu, kehidupan manusia yang berasal dari golongan rendah. Istilah ini sering disebut sebagai pelukis rakyat.
- Aliran abstrakisme adalah aliran dimana seni dibuat bersifat penggambaran abstrak untuk melepaskan ikatan ikatan dari aliran sebelumnya.dan abstrakisme berkembang menjadi :
- Surrealisme adalah aliran seni dimana seni dibuat secara spontan sehingga dibuat tanpa sadar.
- Real impresionisme adalah aliran seni dimana seni timbul melalui penciptaan kesan dalam seni.
5. Kubisme adalah seni melukis yang dalam mewujudkan lukisannya didasari oleh pola kubus. Karenanya, wujud lukisannya makin abstrak, sehingga aliran kubisme juga dikenal sebagai abstrakisme. Secara kejiwaan, aliran ini ingin membebaskan diri dari ikatan yang ada pada aliran sebelumnya dengan menciptakan karya baru. Namun, bagi masyarakat awam, tak jarang lukisan ini tidak dapat dimengerti.
http://kulturartonline.wordpress.com/2011/06/19/aliran-seni-lukis-indonesia/
http://youngman61916.blogspot.com/2010/09/aliran-aliran-dalam-kesenian.html
Manusia dan kebudayaan mengalami perkembangan dari waktu ke waktu dan berkembang berdasarkan tempat. Kata budaya atau kebudayaan itu sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Secara lebih rinci, banyak hal-hal yang dapat kita pelajari tentang definisi kebudayaan. Bagaimana cara pandang kita terhadap kebudayaan, serta bagaimana cara untuk menetrasi kebudayaan yang faktanya telah mempengaruhi kebudayaan lain. Jadi kesimpulan dari pengertian kebudayaan adalah hasil karya cipta karsa manusia yang berasal dari alam sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama.Jadi kesimpulan dari uraian di atas adalah kaitan manusia dan kebudayaan sangatlah erat, sebab kebudayaan timbul karena hasil karya cipta dan karsa dari manusia itu sendiri. Dengan kebudayaan dapat mengatur kehidupan manusia untuk hidup bersosialisasi dengan manusia lain di sekitarnya. Dan kebudayaan dapat hilang karena masuknya budaya lain. Oleh sebab itu, banyak suku lain menolak kebudayaan dari luar di khawatirkan akan merusak kebudayaan yang mereka anut sejak jaman dahulu.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar